jpnn.com, JAKARTA - Honor of Kings (HOK) memperkenalkan skin Wayang Anoman sebagai sebuah karya yang dibuat dengan penuh penghormatan untuk mengangkat kekayaan budaya tradisional Indonesia.
Melanjutkan inisiatif tersebut, HOK berkolaborasi dengan Museum Nasional Indonesia menghadirkan sebuah pameran spesial selama empat hari.
Acara ini mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal dan memahami wayang melalui pengalaman yang relevan dengan minat mereka saat ini.
Pameran resmi dibuka pada Kamis, 29 Januari 2026 pukul 15.00 WIB di Hall B, Museum Nasional Indonesia, Jakarta Pusat.
Pembukaan ditandai dengan prosesi gunting pita yang dihadiri dan dipimpin Wakil Menteri Kebudayaan RI Giring Ganesha, bersama jajaran pimpinan museum serta para tamu undangan.
Wamen Giring dalam sambutannya menekankan pentingnya menghadirkan cara-cara yang relevan dan menarik bagi generasi muda untuk mempelajari serta memahami budaya tradisional, sebuah pesan yang tercermin dari tingginya antusiasme pelajar dan mahasiswa yang hadir di lokasi.
Selama pameran berlangsung, pengunjung dapat menikmati dua program utama, di antaranya Wayang Display (tema pameran/booth tematik), sebuah instalasi visual yang menampilkan karakter dari semesta “Anoman Obong”, dirancang untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya wayang sekaligus menyoroti sosok legendaris Hanuman atau Anoman (Wukong).
Kemudian ImersifA (Immersive Show/Ruang Imersif). Ruang pemutaran imersif di Museum Nasional Indonesia yang menghadirkan video resmi “Wukong Anoman” dalam format yang lebih mendalam dan interaktif.












































