Hilirisasi Bauksit Serap 14.700 Tenaga Kerja Baru, Legislator Dorong Industrialisasi

1 week ago 48

Hilirisasi Bauksit Serap 14.700 Tenaga Kerja Baru, Legislator Dorong Industrialisasi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Anggota Komisi XII DPR, Eddy Soeparno mengapresiasi kebijakan hilirasi mineral yang menunjukkan dampak nyata terhadap penciptaan lapangan kerja baru. Foto: MIND ID

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi XII DPR, Eddy Soeparno mengapresiasi kebijakan hilirasi mineral yang menunjukkan dampak nyata terhadap penciptaan lapangan kerja baru.

Pengembangan proyek pengolahan dan pemurnian bauksit di dalam negeri tidak hanya meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, tetapi juga memperluas serapan tenaga kerja, khususnya tenaga kerja formal dan terampil.

Dia menilai hilirisasi sumber daya alam mineral merupakan instrumen strategis untuk mendorong penciptaan lapangan kerja berkualitas.

“Kami menyambut positif kebijakan hilirisasi karena dampaknya sangat konkret terhadap penciptaan lapangan kerja, terutama tenaga kerja formal yang terampil dan memiliki nilai tambah tinggi,” ujar Eddy.

Menurut Eddy, salah satu proyek hilirisasi yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pembukaan lapangan kerja adalah pengembangan ekosistem pengolahan dan pemurnian bauksit–alumina–aluminium terintegrasi yang dijalankan oleh Grup MIND ID.

Berdasarkan dokumen Pra Feasibility Study (PFS) yang disusun oleh BPI Danantara bersama Satuan Tugas Hilirisasi, proyek strategis dengan total investasi sekitar Rp 60 triliun itu diproyeksikan mampu menyerap hingga 14.700 tenaga kerja baru, baik pada fase konstruksi maupun operasional.

Dia menilai investasi berskala besar tersebut berpotensi menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang luas terhadap ketenagakerjaan nasional.

Tidak hanya menyerap tenaga kerja langsung di sektor industri, proyek itu mendorong tumbuhnya lapangan kerja di sektor-sektor pendukung.

BPI Danantara dan Satuan Tugas Hilirisasi, proyek strategis dengan investasi Rp 60 triliun itu diproyeksikan mampu menyerap hingga 14.700 tenaga kerja baru.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |