jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta ikut terdampak dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Kenaikan BBM jenis Pertamax membuat Damkarmat akan lebih selektif dalam menerima laporan dari masyarakat.
Kepala Damkarmat Yogyakarta Taokhid mengatakan pihaknya akan fokus pada penanganan kedaruratan yang berkaitan dengan keselamatan jiwa.
"Layanan yang sifatnya emergensi, baik kebakaran maupun nonkebakaran yang berkaitan dengan keselamatan jiwa tidak ada pengurangan, tidak ada pembatasan dan tidak ada penolakan. Kami tetap siap siaga 24 jam,” ujarnya.
Taokhid membeberkan bahwa selama ini pihaknya kerap mendapat laporan menangani masalah yang bukan tugas pokoknya.
"Kami lebih selektif untuk laporan yang memang tidak membahayakan keselamatan jiwa dan bukan menjadi kewenangan kami,” katanya.
Pihaknya sendiri memahami keinginan masyarakat, tetapi kenaikan BBM berdampak signifikan terhadap kebutuhan operasional dinasnya.
“Kami harus memastikan layanan kedaruratan tetap aman karena itu ada beberapa layanan nonemergensi yang kami kurangi atau seleksi agar operasional utama tetap berjalan optimal,” kata Taokhid. (mcr25/jpnn)





































