jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Faunaland memastikan diri akan ambil bagian dari proses pemilihan mitra Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) pengelolaan Kawasan Kebun Binatang Bandung.
Faunaland menilai proses ini menjadi momentum penting untuk menghadirkan pengelolaan kebun binatang yang lebih modern, ramah satwa, edukatif dan semakin dekat dengan kehidupan masyarakat kota.
Sebagai pengelola Faunaland Ancol Jakarta dan Faunaland Buperta Cibubur, Faunaland memiliki pengalaman mengembangkan kawasan konservasi yang berada di tengah aktivitas masyarakat perkotaan.
Pengalaman tersebut dinilai relevan dengan karakter Kebun Binatang Bandung yang memiliki posisi strategis di pusat kota, dan selama ini menjadi bagian dari ruang interaksi masyarakat lintas generasi.
Faunaland selama ini mengembangkan konsep konservasi urban yang terintegrasi dengan ruang publik, edukasi keluarga dan aktivitas masyarakat kota.
Pendekatan ini memungkinkan lembaga konservasi tidak hanya menjadi destinasi rekreasi, tetapi juga menjadi ruang belajar lingkungan hidup yang lebih terbuka, nyaman dan dekat dengan keseharian masyarakat.
“Bandung memiliki karakter kota yang kreatif, hijau dan sangat dekat dengan aktivitas komunitas serta keluarga muda. Karena itu kami melihat Kebun Binatang Bandung memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi ruang konservasi urban yang tidak hanya sehat bagi satwa, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan ruang hijau yang hidup bagi masyarakat,” ujar CEO Faunaland Danny Gunalen dalam keterangan tertulisnya kepada JPNN.com, dikutip Jumat (8/5/2026).
Menurutnya, perhatian publik terhadap kesejahteraan satwa saat ini semakin tinggi.






































