jpnn.com, PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru mengecam keras aksi vandalisme yang kembali terjadi pada sejumlah fasilitas publik.
Aksi tersebut dinilai meresahkan masyarakat dan merusak aset umum yang baru saja diperbaiki oleh pemerintah.
Beberapa halte Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) di sejumlah ruas jalan diketahui dicoret-coret oleh orang tak bertanggung jawab.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah halte bus di depan Riau Creative Hub (RCH), Jalan Arifin Ahmad, yang dipenuhi coretan dengan motif serupa.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan pemerintah tidak akan menolerir tindakan perusakan fasilitas umum tersebut.
“Kami tegas untuk ini. Apa pun itu, fasilitas publik harus dijaga bersama-sama. Jika ada yang merusak, akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku,” tegas Agung Nugroho, Rabu (14/1).
Agung mengaku telah menerima laporan dari masyarakat terkait aksi vandalisme yang terjadi di beberapa titik.
Dari hasil pemantauan, coretan yang dibuat pelaku memiliki pola dan motif yang sama.













































