jpnn.com - Ada yang berbeda dari raut wajah Fabio Quartararo seusai MotoGP Brasil. Bukan podium, bukan pula hasil fantastis, melainkan satu momen singkat: bisa menyalip Marc Márquez.
Pembalap Yamaha itu menuntaskan balapan di posisi keenam. Secara angka, hasil tersebut memang belum istimewa.
Namun, jika melihat start musimnya yang hanya finis ke-14 di seri pembuka, capaian ini jelas jadi kemajuan penting.
Apalagi Quartararo masih dalam fase adaptasi dengan motor baru Yamaha V4 yang belum sepenuhnya jinak.
Balapan di Brasil sendiri dimulai cukup menjanjikan. Start dari posisi keempat, Quartararo langsung tampil agresif.
Di tikungan pertama, dia sukses merangsek ke posisi kedua, bahkan sempat melewati Marquez dan Marco Bezzecchi. Manuver berani yang langsung menyita perhatian.
Meski begitu, duel dengan Marc Marquez tak berlangsung lama. Pada lap ketiga, di trek lurus, Quartararo kembali kehilangan posisi. Kecepatan motor lawan membuatnya harus rela disalip kembali.
Namun, bagi Quartararo, cerita tidak berhenti di sana.










































