jpnn.com, BANDARLAMPUNG - Seorang buronan (DPO) kasus narkotika berinisial PHP, 30, tewas setelah terlibat baku tembak dengan petugas kepolisian di Lampung Utara. Insiden berdarah ini juga mengakibatkan tiga anggota polisi mengalami luka-luka.
Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari saat dihubungi dari Bandarlampung, Selasa, mengatakan peristiwa tersebut terjadi di Muara Jaya, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, sekitar pukul 02.45 WIB.
"Benar, terjadi penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan senjata api di wilayah Lampung Utara. Dalam proses penindakan tersebut terjadi perlawanan menggunakan senjata api sehingga anggota melakukan tindakan tegas dan terukur," katanya.
Berdasarkan keterangan kepolisian, pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan senjata api.
Petugas kemudian melakukan penyisiran di kawasan Muara Jaya dan mendapati adanya kegiatan hiburan musik.
Saat petugas hendak melakukan pengamanan, PHP disebut melakukan perlawanan dengan menembakkan senjata api ke arah petugas sehingga terjadi baku tembak.
"Dalam kejadian tersebut, seorang pria berinisial PHP (30) tewas setelah terlibat baku tembak dengan petugas. Sementara itu, tiga anggota polisi mengalami luka," kata Yuni.
Tiga anggota polisi yang terluka masing-masing berinisial AA yang mengalami luka tembak pada kaki kanan, AAC mengalami luka gores pada pelipis, serta BA mengalami luka tembak pada bagian perut.









































