Di Balik Demo Nelayan Pati, Ada Upaya Menjaga Solar Subsidi Tepat Sasaran

1 day ago 24

Di Balik Demo Nelayan Pati, Ada Upaya Menjaga Solar Subsidi Tepat Sasaran

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Di Balik Demo Nelayan Pati, Ada Upaya Menjaga Solar Subsidi Tepat Sasaran. Ilustrasi Foto: dok Pertamina

jpnn.com, JAKARTA - Ribuan nelayan dari wilayah pesisir utara Jawa Tengah mendatangi Kantor Bupati Pati pada awal pekan ini. Mereka resah dengan tingginya harga bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai membebani operasional melaut.

Bagi para nelayan, biaya bahan bakar menjadi faktor utama keberlangsungan aktivitas penangkapan ikan. Kenaikan harga BBM nonsubsidi disebut berdampak langsung terhadap pendapatan nelayan dan aktivitas ekonomi di pelabuhan.

Sejumlah nelayan mengaku harga BBM nonsubsidi yang mencapai sekitar Rp 30 ribu per liter membuat banyak kapal memilih tidak berlayar. Kondisi itu dinilai tidak sebanding dengan hasil tangkapan ikan yang tidak menentu.

Akibatnya, aktivitas di sejumlah pelabuhan perikanan di Pati disebut mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhir. Banyak kapal memilih bersandar karena biaya operasional dinilai terlalu tinggi.

Di tengah kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga memastikan stok solar subsidi di Kabupaten Pati dalam kondisi aman.

PJS Area Manager Communication Relation dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Rizky Diba Avrita, menyebut ketersediaan solar subsidi mencapai 2,7 kali lipat konsumsi harian normal.

“Nelayan kapal di bawah 30 gross ton (GT) masih dapat memperoleh solar subsidi melalui rekomendasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan setempat,” ujar Rizky.

Dia menjelaskan kapal nelayan di atas 30 GT diwajibkan menggunakan BBM nonsubsidi karena masuk kategori industri. Menurutnya, aturan tersebut telah sesuai dengan kebijakan distribusi BBM subsidi yang berlaku.

Ribuan nelayan Pati mengeluhkan tingginya harga BBM yang membebani aktivitas melaut.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |