jateng.jpnn.com, SEMARANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah wilayah Jawa Tengah pada Senin (5/1).
Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang, kondisi cuaca Jawa Tengah umumnya berawan hingga hujan dengan intensitas bervariasi sejak pagi hingga malam hari.
BMKG menyebutkan hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi terutama di wilayah Jawa Tengah bagian utara dan sekitarnya. Kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang atau puting beliung, sambaran petir, pohon tumbang, hingga genangan air.
“Waspada bencana hidrometeorologi beserta dampaknya,” tulis BMKG dalam rilis prakiraan cuaca yang berlaku pukul 07.00 hingga 19.00 WIB.
Pada pagi hari, cuaca di wilayah pegunungan hingga dataran tinggi, Pantura, Jawa Tengah timur, dan Solo Raya umumnya cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan.
Memasuki siang hingga sore dan awal malam, cuaca didominasi berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang waktu kejadiannya bervariasi. Hujan sedang hingga lebat berpeluang terjadi di wilayah Jawa Tengah bagian utara.
Angin umumnya bertiup dari arah barat hingga utara dengan kecepatan 10–30 km per jam. Suhu udara berkisar antara 18–32 derajat Celsius dengan kelembapan udara 60–95 persen.
BMKG perincian kondisi cuaca di sejumlah daerah sebagai berikut:












































