kalsel.jpnn.com, TANAH LAUT - Bupati Tanah Laut (Tala) Rahmat Trianto menegaskan program padat karya menjadi strategi pemerintah daerah untuk membuka lapangan kerja sekaligus menggerakkan ekonomi desa melalui pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat setempat.
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut terus memperluas pelaksanaan program padat karya sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat desa di tengah tantangan keterbatasan lapangan pekerjaan.
Bupati Rahmat Trianto mengatakan program padat karya tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menciptakan perputaran ekonomi langsung di lingkungan desa.
“Padat karya adalah program yang menggunakan tenaga manusia. Artinya, masyarakat setempat diberdayakan untuk bekerja sehingga ada perputaran ekonomi langsung di desa,” ujar Rahmat Trianto saat menghadiri monitoring dan evaluasi Program Padat Karya Bidang Sumber Daya Air di Kecamatan Takisung.
Menurut dia, pembangunan di Tanah Laut diarahkan mulai dari tingkat RT dan desa agar pelaksanaan program benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.
Selain itu, dia menjelaskan warga setempat dinilai lebih memahami prioritas pembangunan lingkungan, mulai dari perbaikan saluran irigasi kecil, gorong-gorong hingga pemeliharaan infrastruktur dasar lainnya.
"Kami berharap seluruh RT nantinya bisa merasakan program ini secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah,” katanya.
Rahmat juga menekankan pentingnya keterlibatan kepala desa dalam mengawal pelaksanaan program agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.








































