bali.jpnn.com, DENPASAR - AirNav Indonesia menggandeng produsen pesawat global Boeing mendongkrak efisiensi dan kapasitas operasional pergerakan pesawat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Kemitraan strategis ini difokuskan pada penguraian kepadatan lalu lintas pesawat di darat sekaligus mengoptimalkan penggunaan landas pacu (runway).
Langkah ini diambil guna meningkatkan standar keselamatan dan ketepatan waktu penerbangan (on-time performance).
Direktur Utama AirNav Indonesia Capt. Avirianto Suratno mengatakan keterbatasan infrastruktur di Bandara Ngurah Rai menjadi alasan utama dimulainya kolaborasi ini.
"Di Bali itu memang harus ada peningkatan karena tidak ada taxiway yang paralel.
Jadi, nanti Boeing akan membantu meningkatkan khususnya keselamatan penerbangan dan efisiensi waktu di darat," ujar Avirianto Suratno dilansir dari Antara.
Avirianto Suratno menjelaskan absennya jalur taxiway paralel menuntut manajemen pergerakan yang jauh lebih taktis dan terintegrasi.
Khususnya dalam mengatur skema keberangkatan (departure) dan kedatangan (arrival).














































