jpnn.com - BONDOWOSO - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mempersilakan masyarakat mengunggah gambar ataupun video menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi anak-anak mereka ke media sosial.
Tak hanya menu yang bagus, menu yang bermasalah, atau menu yang nilainya tidak sesuai dengan pagu anggaran Rp 10 ribu pun dipersilakan untuk diunggah ke medsos.
"Saya tidak pernah melarang orang tua siswa, guru, atau siapa pun untuk mengunggah menu MBG,” kata Nanik dalam acara Koordinasi dan Evaluasi bersama Forkompimda, Kasatpel, Yayasan, Mitra, Korwil, dan seluruh Kepala SPPG se Kabupaten Bondowoso dan Situbondo, di Kota Bondowoso, Jawa Timur, Senin (26/1).
Bupati Bondowoso RKH Abdul Wahid Hamid juga hadir dan memberikan pengarahan pula dalam acara itu.
Nanik bahkan menyarankan agar pengunggah gambar maupun video di media sosial itu mencantumkan keterangan yang lengkap tentang menu MBG yang diunggahnya itu.
“Selain gambar atau video, pengunggah perlu juga menyertakan keterangan waktu, alamat sekolah penerima manfaat, maupun nama dan alamat SPPG yang mendistribusikan hidangan MBG itu,” ujarnya.
Ketua Harian Tim Koordinasi 17 Kementerian dan Lembaga untuk pelaksanaan program MBG ini memastikan bahwa keterangan lengkap itu bukan dipakai untuk upaya intimidasi.
“Keterangan yang detail itu justru sangat penting, agar BGN bekerja sama dengan Lembaga dan Kementerian lain bisa segera melacak, memastikan apa yang sebenarnya terjadi, dan dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.











































