jpnn.com, JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menargetkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) selama Ramadan 2026 M/1447 H sebesar Rp 515 miliar.
Ketua BAZNAS KH. Noor Achmad mengatakan, target tersebut merupakan upaya memperluas manfaat zakat bagi mustahik di seluruh Indonesia.
Menurutnya, peningkatan target didorong oleh tren positif kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, khususnya pada momentum Ramadan.
“Target Rp515 miliar itu hanya untuk BAZNAS RI pusat. Kontribusi besar kami proyeksikan berasal dari perusahaan yang semakin berkomitmen menyalurkan zakat melalui BAZNAS,” ujar Kiai Noor, dalam keterangannya, Kamis (5/2).
Dia menilai, meski terbilang berani, target tersebut memiliki landasan yang kuat.
Kiai Noor menegaskan, zakat tidak hanya sebagai ibadah individual, tetapi juga kekuatan kolektif umat dalam mengurangi kemiskinan dan kesenjangan.
Dia berharap partisipasi masyarakat dalam berzakat melalui BAZNAS terus meningkat selama Ramadan.
Dana ZIS yang terhimpun, lanjutnya, akan dikelola secara amanah dan profesional. Dana tersebut akan disalurkan melalui berbagai program, mulai dari bantuan sosial, layanan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga penanganan bencana.











































