jpnn.com, JAKARTA - Baznas (Bazis) DKI Jakarta menargetkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp 150 miliar pada momen Ramadan 1447 Hijriah/2026.
Ketua Baznas Bazis DKI Jakarta Akhmad H. Abubakar mengatakan Ramadan bukan sekadar momentum ibadah individual, melainkan kekuatan sosial untuk memperkuat solidaritas dan pemberdayaan masyarakat.
"Kami mengusung tema 'Dari Jakarta untuk Indonesia'. Zakat harus menjadi instrumen solidaritas umat dan penguatan sosial, terutama di bulan Ramadan," ujar Akhmad.
Menurut dia, pada tahun sebelumnya Baznas Bazis DKI berhasil menghimpun dana sekitar Rp 86,9 miliar dan menyalurkan kepada puluhan ribu mustahik di Jakarta.
Tahun ini, pihaknya optimistis capaian meningkat signifikan.
"Target Rp 150 miliar bukan angka kecil, tetapi realistis dengan tren pertumbuhan donasi dan partisipasi masyarakat serta ASN," kata dia.
Untuk mencapai target tersebut, Baznas Bazis DKI menyiapkan 15 program Ramadan, termasuk lima program baru.
Salah satunya 'Sahur Tetangga Sendiri', yang mendorong warga berbagi dan memperkenalkan peran Baznas Bazis di lingkungan terdekat.










































