jpnn.com, JAKARTA - Band emo asal Jakarta, Killing Me Inside Re:union kembali aktif lalu merilis single terbaru yang berjudul Senyawa dan Candu.
Setelah terakhir tampil pada September 2025 dan Onad menjalani rehabilitasi selama 3 bulan, Killing Me Inside Re:union langsung tancap gas dengan single terbaru yang berbeda dengan karya sebelumnya.
Senyawa dan Candu diciptakan oleh Onad saat tengah menjalani rehabilitasi. Lagu itu punya kisah yang sangat personal bagi pemilik nama lengkap Onadio Leonardo tersebut.
"Ini adalah bentuk penyesalan terbesar gue karena membuat kesalahan fatal. Saat rehab, gue enggak tahu mau ngapain, akhirnya gue nulis lagu lagi. Gue belum pernah bikin lagu sepersonal ini. It's all about me," ungkap Onad dari Killing Me Inside Re:union.
Onad menulis sendiri lagu dan lirik Senyawa dan Candu. Sementara dari segi musik, penggarapan lagu tersebut dibantu Raka, Sansan, dan Rudye, eks personel yang juga masih turut membantu Killing Me Inside Re:union.
Menurut Onad, rekan band langsung menerima karyanya yang cukup beda dari lagu-lagunya sebelumnya.
“Mereka langsung terima. 'Ini lu banget sih' katanya. Memang juga kami sudah enggak pernah bikin lagu bahasa Indonesia kan," jelas Onad.
Lewat single Senyawa dan Candu juga Killing Me Inside Re:union memperkenalkan era baru.










































