Bayi Gajah Sumatra Ditemukan Mati di Bekas Kawasan HGU Perusahaan Aceh Timur

4 hours ago 24

Bayi Gajah Sumatra Ditemukan Mati di Bekas Kawasan HGU Perusahaan Aceh Timur

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Warga menunjukkan bangkai bagi gajah di HGU Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Pareulak, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (14/8/2026). ANTARA/HO-Warga

jpnn.com, BANDA ACEH - Seekor bayi gajah sumatra ditemukan mati dengan kondisi prematur dan plasenta masih menempel di kawasan bekas Hak Guna Usaha (HGU) PT Atakana, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (14/8).

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Ujang Wisnu Barata di Aceh Timur, Sabtu, mengatakan pihaknya menerima informasi mengenai temuan tersebut dari tim patroli yang berada di lapangan.

"Kami mendapatkan informasi dari tim patroli di lapangan pada Jumat (14/8) yang menemukan adanya gajah yang baru lahir dalam kondisi prematur dan terdapat plasenta. Kondisinya sudah mati," katanya.

Berdasarkan informasi awal yang diterima tim di lapangan, kata dia, kematian bayi gajah tersebut diduga berkaitan dengan proses kelahiran atau keguguran yang terjadi secara alami di alam.

"Ini kelahiran atau keguguran di alam," kata dia.

Bayi gajah tersebut ditemukan di kawasan perkebunan dalam kondisi tergeletak di atas tanah berlumpur. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak BKSDA untuk mendapatkan penanganan sesuai prosedur terhadap satwa liar yang dilindungi.

BKSDA Aceh selanjutnya akan memastikan kondisi temuan di lapangan serta melakukan penanganan terhadap bangkai anak gajah tersebut sesuai ketentuan konservasi.

Gajah sumatra merupakan satwa liar dilindungi. Merujuk pada daftar dari The IUCN Red List of Threatened Species, gajah sumatra hanya ditemukan di Pulau Sumatra ini berstatus spesies yang terancam kritis, berisiko tinggi untuk punah di alam liar.

Seekor bayi gajah sumatra ditemukan mati dengan kondisi prematur dan plasenta masih menempel di kawasan bekas Hak Guna Usaha PT Atakana, Aceh Timur Jumat (14/8)

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |