bali.jpnn.com, DENPASAR - Cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat, angin kencang dan petir masih berpotensi melanda Bali, Selasa (13/1) hari ini.
Berdasar analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Bali, curah hujan tinggi masih berpotensi terjadi pada periode 11 – 20 Januari 2026.
Stasiun Klimatologi Bali bahkan telah menerbitkan peringatan dini dengan klasifikasi waspada, siaga, dan awas.
Menurut Kepala Stasiun Klimatologi Bali Aminudin Ar Roniri, selama periode itu kategori awas dengan curah hujan di atas 300 milimeter per dasarian (10 hari) berpotensi terjadi di Kecamatan Kuta dan Kuta Selatan di Kabupaten Badung.
Kategori siaga dengan potensi curah hujan mencapai 200-300 milimeter per dasarian diperkirakan terjadi di Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, serta di Kota Denpasar.
“Untuk di Kota Denpasar, berpotensi terjadi di Denpasar Barat dan Denpasar Timur,” ujar Aminudin Ar Roniri dilansir dari Antara.
Untuk kategori waspada dengan curah hujan 150-200 milimeter per dasarian diperkirakan terjadi di sejumlah kecamatan, yaitu di Kabupaten Tabanan, yakni di Baturiti, Kediri, Marga, dan Tabanan.
Kabupaten Badung di Abiansemal, Kuta Utara dan Petang, kemudian Kabupaten Buleleng di Kecamatan Tejakula.











































