jatim.jpnn.com, TULUNGAGUNG - Siswa SDN 3 Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung terpaksa belajar di tenda darurat setelah atap salah satu ruang kelas di sekolah tersebut ambruk.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kemudian mendirikan tenda berukuran 6 x 4 meter sebagai ruang belajar sementara.
Kepala SDN 3 Wonorejo Indah Dwi Listiana mengatakan atap ruang kelas III runtuh pada Senin (17/8) sekitar pukul 12.00 WIB. Diduga, bangunan tersebut ambruk akibat pelapukan struktur.
Beruntung, tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Saat atap runtuh, kegiatan belajar mengajar telah selesai.
“Atap ruang kelas III tiba-tiba ambruk. Untungnya tidak ada siswa maupun guru yang berada di dalam kelas saat kejadian,” kata Indah, Jumat (28/8).
Kerusakan yang cukup parah membuat ruang kelas III tidak lagi bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Pihak sekolah kemudian mencari tempat alternatif agar proses pembelajaran tetap berjalan.
Awalnya, siswa dipindahkan ke mushala sekolah. Namun, untuk memberikan ruang belajar yang lebih layak, sekolah mengajukan bantuan tenda darurat kepada BPBD Tulungagung.
Tenda tersebut kini digunakan sebagai ruang belajar sementara oleh siswa kelas II dan IV secara bergantian.






































