jpnn.com, PEKANBARU - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Riau mulai berdampak terhadap kesehatan masyarakat.
Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat sebanyak 860 warga mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Rionaldo Pratama, mengatakan kasus ISPA paling banyak ditemukan di Kota Pekanbaru dengan jumlah mencapai 325 penderita.
“Warga diimbau menggunakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah guna meminimalkan risiko terpapar polusi asap,” kata Rionaldo Selasa (25/8).
Menurutnya, penyebaran kabut asap dalam sepekan terakhir semakin meluas. Dua wilayah yang masih diselimuti kabut asap cukup pekat yakni Kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hilir.
Kondisi tersebut membuat masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika harus melakukan aktivitas di luar ruangan.
“Sehingga warga Riau yang sudah terdampak ISPA mencapai 860 warga, dan yang paling banyak di Kota Pekanbaru,” ujarnya.
Dinas Kesehatan Riau juga mengingatkan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama ketika kualitas udara memburuk.









































