Aktivitas Magma Masih Tinggi, Gunung Merapi Luncurkan 8 Kali Awan Panas

8 hours ago 25

Senin, 12 Januari 2026 – 21:30 WIB

Aktivitas Magma Masih Tinggi, Gunung Merapi Luncurkan 8 Kali Awan Panas - JPNN.com Jogja

Gunung Merapi Siaga. Foto: Dok. BPPTKG

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta masih berada pada level yang cukup tinggi. Selama periode pengamatan 2 hingga 8 Januari 2026, tercatat telah terjadi delapan kali awan panas guguran.

Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso mengatakan bahwa seluruh kejadian awan panas tersebut mengarah ke hulu Kali Krasak, Bebeng, dan Sat/Putih (sektor Barat Daya) dengan jarak luncur maksimal mencapai 1.500 meter.

Selain awan panas, aktivitas guguran lava juga terpantau sangat intensif. Agus memperinci bahwa guguran lava teramati dominan ke arah Barat Daya.

"Kami mencatat sebanyak 93 kali guguran lava ke arah Kali Krasak, 73 kali ke Kali Sat/Putih, dan 25 kali ke Kali Bebeng dengan jarak luncur hingga 2.000 meter. Sedangkan ke arah Kali Boyong tercatat enam kali guguran dengan jarak 1.600 meter," ujar Agus dalam keterangan resminya.

Berdasarkan analisis morfologi dari stasiun kamera Babadan dan Ngepos, terdapat sedikit perubahan pada volume Kubah Barat Daya akibat aktivitas guguran tersebut.

Data volume kubah terakhir (per 13 Desember 2025) menunjukkan volume Kubah Barat Daya mencapai 4.171.800 meter kubik, sementara Kubah Tengah 2.368.800 meter kubik.

Intensitas Kegempaan Meningkat
Dari sisi seismik, BPPTKG mencatat adanya peningkatan intensitas kegempaan dibandingkan minggu sebelumnya. Dalam sepekan terakhir, terekam delapan kali gempa Awan Panas Guguran (APG), 732 gempa Guguran (RF), serta 505 gempa Fase Banyak (MP).

"Meskipun kegempaan meningkat, data deformasi yang dipantau melalui EDM dan GPS belum menunjukkan adanya perubahan tekanan yang signifikan pada tubuh gunung," tambah Agus.

Terkait cuaca, hujan sempat mengguyur puncak Merapi dengan intensitas tertinggi pada 8 Januari 2026 sebesar 40,79 mm per jam.

Dalam sepekan terakhir Gunung Merapi meluncurkan delapan kali awan panas guguran. Merapi masih siaga atau level 3.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |