jpnn.com, JAKARTA - Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke sejumlah wilayah terdampak bencana di Sumatera Utara telah berakhir.
Pekerjaan yang lebih menentukan justru dimulai setelah rombongan Wapres meninggalkan lokasi.
Saat melakukan kunjungan pada Jumat (4/9), Gibran meninjau langsung proses pemulihan di Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, dan Tapanuli Selatan.
Sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari hunian masyarakat, sekolah, infrastruktur konektivitas, hingga pengendalian bencana.
Di beberapa titik, pembangunan fisik telah menunjukkan kemajuan.
Meski demikian, masih ada sejumlah pekerjaan yang perlu dituntaskan, antara lain kepastian hunian permanen, pemenuhan layanan dasar, pemulihan infrastruktur kritis, hingga menggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat.
Akademisi Universitas Sumatera Utara (USU), Dr. Wahyu Ario Pratomo menilai pesan Wapres agar setiap persoalan di lapangan memiliki penanggung jawab serta target penyelesaian yang jelas merupakan langkah yang tepat dalam fase pemulihan pascabencana.
“Saya melihat pesan Wapres bahwa setiap persoalan harus jelas siapa yang menangani dan kapan selesai sebagai pesan yang sangat tepat. Saya mengapresiasi apa yang dipesankan oleh Wapres, dan ini harus langsung dijalankan oleh Satgas yang menerima instruksi Wapres tersebut,” ujar Wahyu dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/9).
















































