jpnn.com, JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyiapkan 625 ton beras premium untuk program zakat fitrah yang akan disalurkan ke 36 provinsi di Indonesia.
Bantuan tersebut ditujukan bagi masyarakat prasejahtera hingga ke wilayah pelosok.
Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi Baznas sekaligus Ketua Panitia Ramadan 2026, H. Rulli Kurniawan menyampaikan seluruh tahapan persiapan telah diselesaikan.
“Pengemasan zakat fitrah saat ini kami sudah selesai proses pengepakan. Sekarang sudah siap kami memulai pendistribusiannya,” ujar Rulli.
Dia menambahkan, program zakat fitrah tahun ini tidak hanya berfokus pada distribusi bantuan, tetapi juga pada aspek pemberdayaan ekonomi.
Beras yang akan dibagikan kepada mustahik berasal dari petani binaan program Lumbung Pangan Baznas.
“Petani mustahik menjual berasnya kepada Baznas. Dari situ pendapatan mereka meningkat. Kemudian beras tersebut didistribusikan kepada mustahik lainnya. Terjadi perputaran ekonomi,” jelasnya.
Menurut Rulli, pola tersebut menghadirkan efek berganda karena tidak hanya membantu penerima zakat, tetapi juga meningkatkan pendapatan petani binaan serta mendorong perputaran ekonomi desa melalui jaringan nasional Baznas.












































