jpnn.com, JAKARTA - TEH merupakan salah satu minuman kesukaan banyak orang. Salah satu jenis teh yang populer adalah teh matcha.
Teh matcha telah menggemparkan dunia kesehatan. Warnanya yang hijau cerah, rasa yang membumi, dan kandungan antioksidan yang tinggi menjadikannya makanan super terbaik.
Tidak seperti teh hijau biasa, matcha dibuat dengan menggiling seluruh daun teh menjadi bubuk halus, sehingga lebih bermanfaat.
Meskipun menawarkan dosis katekin, kafein, dan L-theanine yang terkonsentrasi, yang semuanya terkait dengan peningkatan kewaspadaan dan metabolisme, tidak semuanya mengandung tanda-tanda bahaya.
Menurut para ahli, matcha harus dikonsumsi secukupnya. Jika Anda minum lebih dari dua cangkir sehari, Anda mungkin mengalami efek samping matcha tertentu.
Konsumsi berlebihan bisa menyebabkan gangguan pencernaan, tekanan darah tinggi, dan bahkan bisa menimbulkan masalah selama kehamilan.
Matcha dan teh hijau biasa berasal dari tanaman yang sama, Camellia sinensis.
Namun, keduanya berbeda dalam metode penanaman dan pengolahannya.
























.jpeg)
















