jpnn.com, JAKARTA - Band hardcore legendaris asal Jakarta, Stepforward memasuki usia ke-30 pada tahun ini.
Bukan sekadar angka, tiga puluh tahun merupakan perjalanan panjang yang penuh perubahan, kehilangan, perlawanan, dan alasan untuk terus berdiri.
Momen perayaan perjalanan tiga dekade tersebut ditandai Stepforward melalui peluncuran mini album atau EP terbaru yang bertitel Tak Pernah Mati pada 30 Agustus 2026.
EP tersebut sekaligus menjadi kelanjutan dari single Tak Pernah Mati, yang telah dirilis pada awal Juli 2026 lalu.
Setelah kepergian Ricky Siahaan (Seringai), Stepforward kini terdiri dari vokalis Jill van Diest, drummer Fajar Arifan, bassis Junas Mirardiarsyah, dan gitaris Roma Sophiaan.
Stepforward menyatakan bahwa Tak Pernah Mati bukan sekadar judul lagu atau EP, namun adalah pernyataan.
“Sebuah keyakinan bahwa apa yang pernah dibangun, diperjuangkan, dan dipercaya, tidak begitu saja hilang oleh waktu. Musik hardcore mungkin berubah. Orang-orang datang dan pergi. Generasi berganti. Tetapi energi, semangat, dan suara yang menjadi alasan Stepforward berdiri sejak awal tetap menemukan jalannya untuk hidup kembali,” ungkap Junas Miradiarsyah.
Setelah Tak Pernah Mati membuka pintu menuju babak baru, EP tersebut akan menjadi langkah berikutnya.









































