jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menyebut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) harus mendesak Israel bertanggung jawab terhadap gugurnya tiga prajurit TNI yang melaksanakan misi perdamaian.
"PBB harus bertanggung jawab, termasuk dengan mendesak Israel tanggung jawab atas perbuatan mereka yang membuat tiga prajurit Indonesia gugur," kata Sukamta, Selasa (7/4).
Legislator fraksi PKS itu menyebut pemerintah Indonesia tidak boleh diam dan mendorong PBB berperan menyelidiki gugurnya tiga prajurit.
Sukamta mengatakan gugurnya tiga prajurit TNI yang sedang menjalankan mandat perdamaian PBB tidak dapat diperlakukan semata sebagai insiden keamanan di wilayah konflik.
Menurutnya, peristiwa itu harus dibaca sebagai persoalan serius yang menyentuh kredibilitas perlindungan terhadap personel penjaga perdamaian dunia.
"Termasuk, tanggung jawab sistemik komunitas global dalam menjamin keselamatan pasukan yang bertugas di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa,” kata dia.
Diketahui, tiga prajurit TNI gugur saat mengemban tugas perdamaian dunia di bawah bendera United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Adapun ketiga prajurit yang gugur adalah Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anm) Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadhon.








































