jpnn.com, JAKARTA - Ratusan massa mendatangi Balai Kota DKI Jakarta, di Jalan Medan Merdeka Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin (21/9).
Mereka datang untuk mengadukan persoalan penutupan tempat usaha Club de Arjuna di Jakarta Barat, yang membuat lebih dari 300 tenaga kerja kehilangan pekerjaan selama tiga bulan.
Dalam aksinya mereka juga membawa kotak dengan kain putih menyerupai keranda dan bunga tabur.
Koordinator Karyawan Club de Arjuna Venny Tresia mengatakan tujuan utama aksi damai ini agar seluruh karyawan bisa segera kembali bekerja secara normal.
Pasalnya, kondisi tersebut telah berdampak pada kehidupan keluarga para pekerja yang selama ini menggantungkan penghasilan dari tempat usaha tersebut.
“Tuntutannya supaya karyawan bisa kerja kembali. Sudah 3 bulan mereka tidak kerja. Anak istri mau makan, bagaimana? Siapa yang tanggung jawab?” seru Venny.
Venny menjelaskan, aktivitas para pekerja terhenti setelah tempat usaha tersebut ditutup dan ditembok oleh kelompok massa yang masuk dan menduduki lokasi.
“Awalnya kami kerja di Club de Arjuna tenang-tenang saja, lalu ada massa masuk, menduduki, kami (karyawan) disuruh keluar, ditembok, tidak boleh bekerja lagi,” paparnya.

















































