WNI yang Diculik Israel Dibebaskan, Sukamta: Solidaritas untuk Palestina tak Boleh Padam

3 weeks ago 57

 Solidaritas untuk Palestina tak Boleh Padam

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta. Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com - JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menyambut positif kabar dibebaskannya delegasi Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang sempat diculik Israel. "Alhamdulillah, kami menyambut baik dan bersyukur atas pembebasan para aktivis kemanusiaan Indonesia," kata dia melalui layanan pesan, Jumat (22/5).

Legislator Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyebut pembebasan para delegasi GPCI merupakan hasil kerja bersama berbagai lembaga negara yang bergerak cepat dan terkoordinasi. "Kami melihat bagaimana negara hadir melindungi warga negaranya," ungkap Sukamta.

Sukamta berharap peristiwa yang dialami GPCI makin memperkuat komitmen dunia internasional untuk melindungi para pejuang kemanusiaan. “Solidaritas kemanusiaan untuk Palestina tidak boleh padam," kata legislator dari Dapil Daerah Istimewa Yogyakarta itu.

Sukamta juga berharap peristiwa penculikan bisa menghentikan berbagai tindakan yang menghalangi bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina.

"Dunia internasional harus memastikan bantuan kemanusiaan dapat disalurkan secara aman dan para aktivis kemanusiaan mendapat perlindungan,” kata peraih gelar doktor dari University of Salford, Inggris Raya itu.

Diketahui, delegasi GPCI diculik otoritas Israel di perairan internasional pada Senin (19/5), ketika tengah berlayar menuju Palestina. Delegasi GPCI berada dalam kapal itu untuk melaksanakan misi kemanusiaan Global Sumud Flotila 2.0 membantu warga Palestina. (ast/jpnn)

WNI yang diculik dan ditahan Israel dibebaskan, Sukamta menegaskan solidaritas untuk Palestina tidak boleh padam.


Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : Aristo Setiawan

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |