jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Bupati Sidoarjo Subandi mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap modus penipuan yang mencatut nama dan foto dirinya.
Imbauan itu disampaikan menyusul adanya laporan oknum tak bertanggung jawab yang menghubungi warga melalui telepon maupun WhatsApp dengan dalih meminta transfer uang.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Sidoarjo untuk tidak mudah percaya jika ada telepon atau pesan WhatsApp yang mengatasnamakan Bupati Sidoarjo dan meminta transfer uang dengan alasan biaya administrasi atau bantuan. Saya tegaskan itu bukan dari saya,” kata Subandi, Selasa (3/3).
Menurutnya, pelaku menggunakan nama dan foto profilnya untuk meyakinkan korban. Sasaran penipuan beragam, mulai dari pejabat daerah hingga masyarakat umum.
Modus yang digunakan biasanya dengan menjanjikan bantuan dari pemerintah, lalu meminta korban mentransfer sejumlah uang ke rekening pribadi yang bukan milik pemerintah daerah.
Subandi menegaskan mekanisme pemberian bantuan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo selalu dilakukan melalui prosedur resmi dan tidak pernah meminta imbalan.
“Kalau ada bantuan pemerintah, pasti menggunakan mekanisme resmi. Tidak ada bantuan tanpa prosedur jelas, apalagi sampai meminta uang kepada masyarakat,” tuturnya.
Dia mengingatkan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, aksi penipuan kerap meningkat dengan memanfaatkan momentum kebutuhan masyarakat.









































