jabar.jpnn.com, KARAWANG - Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, memastikan wilayah pesisir Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sepanjang 84 kilometer masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall.
Ia menyampaikan, proyek yang bertujuan mengatasi abrasi dan banjir rob di kawasan pesisir tersebut direncanakan mulai dibangun oleh pemerintah pusat pada 2026.
“Proyek ini menjadi langkah penting untuk melindungi wilayah pesisir Karawang dari ancaman abrasi dan banjir rob yang selama ini terjadi,” ujar Aep di Karawang, Selasa.
Kepastian tersebut diperoleh setelah dirinya mengikuti rapat koordinasi bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, serta Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa di Jakarta, Senin (4/5).
Dalam rencana besar tersebut, pembangunan tanggul laut raksasa akan membentang di sepanjang Pantai Utara Jawa, mulai dari Jakarta hingga Surabaya, termasuk kawasan pesisir utara Karawang.
Aep menjelaskan, tanggul laut akan dibangun pada jarak sekitar 500 meter hingga 1.000 meter dari garis pantai.
Di atas tanggul tersebut direncanakan akan dibangun infrastruktur transportasi berupa jalan tol serta jalur kereta api cepat.
Sementara itu, area laut di antara tanggul dan garis pantai akan dimanfaatkan melalui reklamasi terbatas untuk pengembangan kawasan bisnis, pariwisata, serta hutan mangrove.







































