Wamenkes: Kasus Super Flu Terdeteksi di RI Masih Dalam Batas Aman

12 hours ago 24

 Kasus Super Flu Terdeteksi di RI Masih Dalam Batas Aman

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi seorang perempuan yang sedang batuk. Foto: ANTARA/HO-CBCOMM

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus menyatakan kasus superflu terdeteksi di wilayah Indonesia tidak perlu menjadi kekhawatiran.

Menurut dia, dari data yang idapatkannya, adanya penularan virus super flu ini masih dalam batas aman.

"Super flu aman, kalau enggak salah, super flu itu influenza A (H3N2) subclade K, itu terjadi pertama kali di Amerika. Maka, untuk hari ini kasus di Indonesia kan baru 62 yang diperiksa secara laboratorium ya, untuk vaksinnya kita biasa saja, vaksin (influenza) seperti biasa," katanya dikutip Minggu (11/1).

Benjamin menegaskan, kasus flu selama dua bulan terakhir juga sudah turun dan peningkatan hanya terjadi di awal peralihan musim kemarau ke musim hujan, begitu pula sebaliknya.

"Tapi ingat, hari ini kasus flu sudah turun jauh selama dua bulan ini. Dua minggu terakhir kan juga sudah makin turun, jadi flu itu selalu memuncak di awal musim," tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa influenza A (H3N2) subclade K atau yang disebut sebagai superflu sudah ada sejak lama, seperti flu biasa, dan tidak mematikan seperti saat COVID-19 atau tuberkulosis (TBC).

"Jadi nggak usah khawatir bahwa ini seperti COVID-19 mematikannya. Tidak. Ini adalah flu biasa. Influenza H3N2," kata Budi.

Layaknya flu biasa, ujar Budi, kalau terkena, penyakit itu bisa kembali lagi. Setiap musim dingin, kasus akibat virus itu selalu naik di negara empat musim, namun di negara seperti Indonesia tidak terlalu tinggi kenaikannya.

Influenza A (H3N2) subclade K atau yang disebut sebagai superflu sudah ada sejak lama, seperti flu biasa, dan tidak mematikan seperti saat COVID-19

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |