Wamendagri Wiyagus Dorong Keselarasan Program untuk Penanganan Kesehatan di Tanah Papua

6 hours ago 14

Wamendagri Wiyagus Dorong Keselarasan Program untuk Penanganan Kesehatan di Tanah Papua

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus (enam dari kiri) saat menghadiri Rapat Koordinasi Teknis Percepatan Eliminasi AIDS, Tuberkulosis, Malaria, dan Kusta di Tanah Papua di Hotel Suni Abepura, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (28/4). Foto: Dokumentasi Puspen Kemendagri

jpnn.com, JAYAPURA - Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menegaskan pemerintah memberikan perhatian serius terhadap penanganan kesehatan di Tanah Papua, khususnya AIDS, tuberkulosis, malaria (ATM), dan kusta.

Upaya penanganan tersebut membutuhkan keselarasan program antara pemerintah pusat dan daerah.

Wamendagri Wiyagus Dorong Keselarasan Program untuk Penanganan Kesehatan di Tanah Papua

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus. Foto: Dokumentasi Puspen Kemendagri

“Kita tahu bahwa masalah kesehatan ini urusan pemerintah yang wajib dan terikat secara langsung dengan pelayanan dasar,” kata Wamendagri Wiyagus pada Rapat Koordinasi Teknis Percepatan Eliminasi AIDS, Tuberkulosis, Malaria, dan Kusta di Tanah Papua di Hotel Suni Abepura, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (28/4).

Wamendagri Wiyagus menekankan pemerintah daerah (Pemda) harus menempatkan urusan kesehatan sebagai prioritas program.

Terlebih, penguatan sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu perhatian pemerintah yang tertuang dalam Asta Cita.

Wamendagri Wiyagus mengatakan pemerintah pusat serius memperhatikan kesehatan masyarakat Papua.

Selain dukungan anggaran, pemerintah juga membentuk tim khusus melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menangani ATM dan kusta yang menjadi persoalan kesehatan di Tanah Papua.

Wamendagri Wiyagus menegaskan pemerintah pusat memberikan atensi terhadap penanganan kesehatan di Tanah Papua

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |