jpnn.com, JAKARTA - Dirut PT KAI Boby Rasyidin mengonfirmasi bahwa puluhan perjalanan kereta api jarak jauh mengalami keterlambatan signifikan pada Selasa (28/4).
Hal itu imbas kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur benar-benar melumpuhkan jadwal perjalanan kereta api.
Kepadatan jadwal menjadi kendala utama karena saat ini jalur yang bisa dilewati hanya tersisa satu.
Hal itu memaksa petugas melakukan sistem buka-tutup untuk membagi jalur antara kereta dari arah Jakarta dan sebaliknya.
"Masih ada gangguan karena kami masih pakai jalur hilir untuk ganti-gantian. Karena, kan, kami tahu juga bahwa dari Bekasi-Bekasi Timur ini hanya double track, belum double-double track," kata Boby Rasyidin di Stasiun Bekasi Timur.
Boby memerinci setidaknya ada puluhan rangkaian kereta yang perjalanannya terhambat akibat penyempitan jalur ini.
"Ada 25 kereta yang tertunda hari ini," tegasnya.
Tak hanya kereta jarak jauh, layanan Commuter Line atau KRL juga terkena dampak serius.









































