jpnn.com, JAKARTA - Pertamina menegaskan perusahaan minyak milik negara atau National Oil Company (NOC) memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan energi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Peran tersebut semakin penting di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik, dinamika pasar energi global, dan tantangan transisi energi.
Penegasan tersebut disampaikan Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza dalam diskusi bertema Global Challenges: NOCs at the Heart of Energy Resilience pada rangkaian gelaran IPA Convex ke-50.
Menurut Oki, NOC tidak hanya berfungsi sebagai entitas bisnis, tetapi juga menjalankan mandat untuk berkontribusi terhadap perekonomian sekaligus menjaga ketahanan energi nasional.
“Karena itu, strategi pengembangan energi tidak hanya bertumpu pada minyak, tetapi juga perlu memperkuat peran gas bumi sebagai energi transisi yang mampu menyediakan energi lebih terjangkau dengan emisi yang lebih rendah,” kata Oki dalam keterangannya, Jumat (22/5).
Selain menjaga ketahanan energi, tambah Oki, NOC juga memiliki peran untuk menciptakan efek berantai melalui hilirisasi yang dapat membuka lapangan kerja dan memaksimalkan nilai tambah sumber daya yang dimiliki negara.
Dalam konteks tersebut, gas bumi menjadi salah satu elemen penting karena mampu mendukung ketahanan energi sekaligus transisi menuju sistem energi yang lebih rendah emisi.
Untuk mencapai tujuan tersebut, kata Oki, Pertamina terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, mitra strategis, dan lembaga pembiayaan.







.jpeg)
































