Ubah Sampah Jadi Cuan, Pemkot Tangsel Ajak Warga Budidaya Maggot

2 days ago 32

Ubah Sampah Jadi Cuan, Pemkot Tangsel Ajak Warga Budidaya Maggot

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Budidaya Ulat maggot. Ilustrasi. Foto: antara

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memacu strategi pengelolaan sampah organik melalui budidaya maggot sebagai solusi jangka panjang yang efektif dan ekonomis.

Langkah ini menjadi prioritas pimpinan daerah untuk menekan volume sampah di tingkat rumah tangga.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangerang Selatan, TB Asep Nurdin, menyampaikan pesan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan terkait efektivitas larva lalat Black Soldier Fly (BSF) atau maggot.

Menurutnya, maggot bukan sekadar pengurai sampah, melainkan motor ekonomi baru bagi warga.

Asep menjelaskan bahwa pelatihan budidaya maggot merupakan bagian krusial dari strategi pengurangan sampah dari hulu.

“Sebagaimana disampaikan Pak Wakil Wali Kota, pakan maggot itu gratis karena diambil dari sampah kita sendiri. Arahan beliau jelas sekarang tinggal bagaimana kita mengelolanya dengan konsisten dan memastikan ada pasar yang siap menyerap hasilnya," ujar TB Asep Nurdin di Pamulang, Tangerang Selatan, Sabtu (31/1).

Lebih lanjut, Asep memaparkan visi pimpinan bahwa sisa makanan rumah tangga harus dipandang sebagai aset.

Hasil panen maggot dapat dipasarkan sebagai pakan ternak berkualitas, sementara residunya menjadi pupuk organik.

Maggot bukan sekadar pengurai sampah, melainkan juga penyokong kegiatan ekonomi baru bagi warga.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |