Tertipu Investasi Sarang Walet Bodong, Pengusaha Asal Semarang Kehilangan Rp 78 Miliar

7 hours ago 10

Tertipu Investasi Sarang Walet Bodong, Pengusaha Asal Semarang Kehilangan Rp 78 Miliar

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Djoko Julianto bersama Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto menunjukkan barang bukti kasus TPPU penipuan bisnis sarang walet di Mako Ditreskrimsus Polda Jateng. FOTO: Wisnu Indra Kusuma/JPNN.com.

jpnn.com, JAKARTA - Tergiur tawaran investasi sarang burung walet, seorang pengusaha di Kota Semarang, Jawa Tengah malah tertipu senilai Rp 78 miliar.

Kasus penipuan ini menimpa seorang pria berinisial UP, 40, komisaris di PT NLD. Bermula ketika korban ditawari oleh JS, 36, yang juga warga Kota Semarang untuk berinvestasi sarang burung walet pada April 2022.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Dirreskrimsus Polda Jateng) Komisaris Besar Djoko Julianto mengatakan pelaku menawarkan investasi fiktif bisnis sarang burung walet dengan iming-iming keuntungan yang besar.

"Iming-iming dua hingga tiga kali lipat dari modal awal," kata Kombes Djoko dalam taklimat media di Mako Ditreskrimsus Polda Jateng, Kota Semarang, Selasa (31/3).

Pelaku yang pernah berkutat di dunia sarang burung walet itu sudah berniat menipu korban dengan skema tersebut sejak April 2022.

Korban tergiur karena percaya terhadap pelaku yang mengelabui dengan menjadikan orang-orang terdekatnya sebagai petani walet dan pengekspor lengkap nomor rekening berdasarkan nama masing-masing digunakan sebagai penampung dana.

"Dalam aksinya, pelaku mengirimkan dokumentasi barang, kemudian dikirimkan ke PT NLD, setelah acc tersangka mengirimkan nota tagihan beserta nomor rekening supplier (petani walet, red) fiktif," ujarnya.

Setelah itu tersangka mengirimkan lagi ke pengekspor fiktif dan melakukan pembayaran. Di titik ini, aksi pelaku ketahuan karena modal sudah habis.

Pengusaha asal Semarang tertipu mencapai Rp 78 miliar seusai tergiur investasi sarang walet.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |