Telkom University Kembangkan Pengelolaan Limbah Kambing Berbasis IoT di Sidoarjo

17 hours ago 27

Jumat, 09 Januari 2026 – 14:32 WIB

Telkom University Kembangkan Pengelolaan Limbah Kambing Berbasis IoT di Sidoarjo - JPNN.com Jatim

Telkom University menerapkan teknologi IoT untuk mengelola limbah kambing di Sidoarjo menjadi sumber penghasilan. Foto: Dok. Telkom University

jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Telkom University Kampus Surabaya menghadirkan inovasi pengelolaan limbah ternak kambing berbasis Internet of Things (IoT) di Desa Sarirogo, Kabupaten Sidoarjo.

Program ini bertujuan mengatasi persoalan limbah kotoran kambing yang selama ini berpotensi mencemari lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi tepat guna.

Pengabdian masyarakat tersebut difokuskan pada pengolahan limbah kotoran kambing menjadi pupuk organik dengan dukungan sistem IoT. Limbah ternak yang sebelumnya menimbulkan bau tidak sedap dan pencemaran kini diolah menjadi produk pupuk organik ramah lingkungan dengan nilai jual yang berkelanjutan.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Telkom University Kampus Surabaya Dr Helmy Widyantara, S.Kom., M.Eng menjelaskan pemanfaatan teknologi IoT dipilih agar proses produksi pupuk dapat berlangsung lebih terkontrol dan konsisten.

“Melalui teknologi IoT, proses fermentasi pupuk dapat dipantau secara real time sehingga kualitas pupuk lebih terjaga dan mudah direplikasi oleh masyarakat,” ujar Dr Helmy dalam keterangan tertulis, Jumat (9/1).

Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan kelompok masyarakat dan peternak kambing Desa Sarirogo. Warga terlibat aktif mulai dari penyediaan bahan baku, pelatihan pengolahan limbah, hingga pengelolaan produksi pupuk secara mandiri.

Desa Sarirogo dipilih sebagai lokasi program karena mengalami peningkatan populasi ternak kambing yang cukup signifikan. Jumlah ternak tercatat meningkat dari sekitar 80 ekor pada 2023 menjadi 140 ekor pada 2024.

Peningkatan populasi ternak tersebut berdampak pada naiknya pendapatan peternak, tetapi di sisi lain juga menghasilkan limbah organik dalam jumlah besar yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan.

Telkom University menerapkan teknologi IoT untuk mengelola limbah kambing di Sidoarjo menjadi sumber penghasilan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |