jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Sukarelawan Jaringan Nasional (Jarnas) for Prabowo-Gibran, H. Nasarudin mengapresiasi Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang menerima dan membahas langsung aspirasi PB PGRI terkait perlindungan hukum bagi guru.
Menurut Nasarudin, pertemuan tersebut memiliki urgensi besar di tengah maraknya kasus kriminalisasi terhadap guru yang belakangan kerap terjadi dalam proses pendidikan di sekolah.
“Ini tidak hanya pertemuan biasa, tetapi sebuah langkah penting dan preseden baik dalam upaya menghadirkan perlindungan yang lebih nyata bagi para guru di Indonesia,” ujar Nasarudin dalam keterangannya, Jumat (15/5).
Dia menilai, apa yang dilakukan Wakil Ketua Umum Gerindra itu menunjukkan adanya keberpihakan negara terhadap tenaga pendidik yang selama ini sering berada dalam posisi rentan ketika menjalankan tugas mendidik, membina, dan mendisiplinkan siswa.
“Kami melihat langkah Pak Sufmi Dasco ini sebagai sinyal positif bahwa negara mulai serius mendengar keresahan para guru. Jangan sampai guru kehilangan wibawa dan keberanian dalam mendidik karena takut dikriminalisasi,” katanya.
Nasarudin menegaskan dirinya berdiri bersama para guru dan mendukung penuh upaya penguatan regulasi perlindungan hukum terhadap tenaga pendidik.
Menurutnya, guru harus diberikan rasa aman agar dapat menjalankan tugas pendidikan secara maksimal tanpa tekanan maupun ancaman hukum yang berlebihan.
“Guru adalah fondasi pembangunan sumber daya manusia bangsa. Kalau guru terus dibayangi ketakutan, maka kualitas pendidikan kita juga akan terdampak,” tegasnya.











































