jpnn.com, JAKARTA - Staf khusus (stafsus) Menaker Yassierli, Indra menyebut paradigma dalam kebijakan ketenagakerjaan nasional saat ini berorientasi ke upaya memajukan industri dengan komitmen menyejahterakan pekerja.
Hal itu disampaikan Indra dalam Talkshow Perburuhan Nasional bertema Babak Baru Ketenagakerjaan Indonesia yang digelar di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Jumat (30/1).
Indra menuturkan paradigma baru ketenagakerjaan Indonesia itu sebenarnya berdasarkan slogan Menaker soal Maju Industrinya, Sejahtera Pekerjanya.
“Kemajuan industri harus selalu diiringi dengan kesejahteraan para pekerjanya,” kata dia melalui keterangan persnya, Sabtu (31/1).
Indra menegaskan bahwa tugas Kemenaker tidak mudah dengan jumlah pekerja sekitar 146 juta orang.
Kemenaker, kata dia, harus menghadapi berbagai persoalan mulai masalah administratif hingga isu substantif.
Satu di antara pekerjaan rumah besar ialah persolan kompetensi atau link and match antara dunia pendidikan dengan dunia industri.
"Harus ada penataan kompetensi dan relasi dunia pendidikan dan dunia industri agar lulusan pendidikan mampu menjawab kebutuhan pasar kerja," kata dia.












































