Spanduk Iklan Disorot Presiden, Saleh Daulay: Bikin yang Artistik

3 hours ago 20

 Bikin yang Artistik

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay memberikan keterangan kepada wartawan di Kota Batam, Kepri, Selasa (10/2/2026). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

jpnn.com - Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay mendorong pelaku usaha di lokasi wisata untuk membuat spanduk iklan yang menarik dan tidak mengganggu pemandangan.

Hal itu menurutnya untuk mendukung permintaan Presiden Prabowo Subianto agar dilakukan penertiban spanduk-spanduk iklan yang terlalu banyak dan berukuran besar sehingga mengganggu pandangan.

"Saya setujulah, kalau Presiden sudah ngomong begitu (tertibkan spanduk-red) berarti presiden sudah benar," kata Saleh usai kunjungan kerja spesifik di Politeknik Pariwisata Batam, Kepulauan Riau, Selasa (10/2/2026).

Saleh mengatakan spanduk-spanduk iklan kebanyakan memang merusak pemandangan dan ukurannya juga besar.

"Kadang-kadang orang berdagang itu spanduknya, seperti dikatakan Presiden, lebih besar dari pada informasi yang diperoleh. Jadi, itu jelek yang seperti itu," ucapnya.

Waketum PAN itu mendorong pelaku usaha di lokasi wisata maupun di kawasan lainnya untuk membuat spanduk yang artistik sehingga tetap menarik jika dipandang.

"Kalau bikin spanduk yang artistik, sehingga membuat orang senang, bukannya pusing," kata anggota DPR dari Dapil 2 Sumut itu.

Selain spanduk usaha, Saleh juga meminta spanduk-spanduk partai atau calon tertentu juga ditertibkan, karena sama-sama mengganggu pemandangan.

Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay mendorong pelaku usaha di lokasi wisata membuat spanduk iklan yang menarik dan tidak mengganggu pemandangan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |