jpnn.com - Apple memastikan harga iPhone 18 Series akan lebih mahal dibanding pendahulunya pada saat dirilis kepada publik.
Kenaikan harga tersebut imbas krisis memori yang membuat banderol komponen yang terus melonjak.
Konon, iPhone 18 Series dijual lebih mahal 100 US dolar atau sekitar Rp 1,7 juta dibanding iPhone 17.
Mengutip laporan GSM Arena, Senin (24/8), kenaikan harga jual seri iPhone 18 itu terungkap dari pihak internal yang tidak diungkap namanya.
Orang-orang yang mengetahui masalah tersebut mengeklaim bahwa Apple berusaha menghindari kenaikan harga dan menanggung biayanya sendiri.
Namun, mereka tidak bisa mempertahankan margin keuntungan yang tipis, sehingga kenaikan harga sebesar 100 dolar AS untuk semua iPhone 18 tidak dapat dihindari.
Dengan langkah menaikkan harga, perusahaan bisa berbagi biaya dengan konsumennya serta tetap dapat menjaga keseimbangan pasar, menjaga harga bersaing dengan kompetitornya seperti Samsung.
Kenaikan harga yang bakal dilakukan Apple itu tampaknya tak akan menjadi masalah besar karena Samsung, Google, dan produsen ponsel pintar lainnya juga menaikkan harga produknya.









































