jpnn.com - Setelah libur panjang, Makan Bergizi Gratis (MBG) jalan lagi. Perubahan yang pasti bisa lebih menghemat adalah: tidak ada lagi MBG di hari Sabtu. Sebulan hanya 20 hari.
Penghematan lain sebenarnya ada: jangan lagi ada MBG untuk siswa SMA. Cukuplah SD dan SMP. Tampaknya masih harus cari momentum untuk menuju ke sana.

Putusan sampai SMA memang terlalu ambisius. Keadaan ekonomi saat keputusan itu dibuat memang memungkinkan: belum ada perang Amerika-Iran. Meski ekonomi dunia kemudian memburuk, MBG SMA sulit dihentikan.
Anak yang tahun ini SMA sudah akan jadi pemilih di pilpres 2029.
Penghematan yang juga bisa segera dilakukan adalah: memenuhi kuota "satu dapur untuk 3.000 siswa".
Sekarang ini masih sedikit yang satu dapur melayani 3.000 siswa. Kebanyakan di sekitar 2.000. Ada juga yang di bawah 1.500. Padahal kapasitas semua dapur MBG dibuat 3.000.
Pembayaran dari Badan Gizi Nasional (BGN) ke investor juga didasarkan pada 3.000 siswa.

.jpeg)










































