jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Indonesia dan Singapura secara resmi menjajaki pengembangan daerah latihan (rahlat) militer bersama di tiga lokasi terpisah di wilayah Sumatera dan Kalimantan.
Fasilitas baru ini ditujukan untuk mendukung latihan gabungan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Angkatan Bersenjata Singapura (SAF).
Pengembangan daerah latihan untuk latihan bersama TNI dan Angkatan Bersenjata Singapura (SAF) itu merupakan salah satu isu yang dibahas oleh Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong saat Leaders' Retreat di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.
"Di bawah naungan Perjanjian Kerja Sama Pertahanan (DCA), SAF dan TNI menjajaki pengembangan fasilitas latihan di Baturaja, Kalimantan Barat, dan di Air Weapons Range (AWR) Siabu," kata PM Wong saat menyampaikan pernyataan bersama hasil pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.
PM Wong melanjutkan inisiatif tersebut akan membuka peluang yang saling menguntungkan antara angkatan bersenjata dua negara, terutama untuk berlatih bersama-sama, dan memperkuat kerja sama bidang pertahanan antara Indonesia dan Singapura.
Bagi Singapura dan Indonesia, PM Wong melanjutkan, hubungan erat antara TNI dan SAF menjadi bidang yang krusial. Oleh karena itu, PM Wong pun berterima kasih karena sejak menjabat sebagai menteri pertahanan, Presiden Prabowo, telah berkontribusi terhadap penguatan kerja sama antara TNI dan SAF.
Dalam rangkaian Leaders' Retreat Indonesia-Singapura tahun ini, dua negara juga mengumumkan penandatanganan dokumen kerja sama terkait pembaharuan bersama (joint update) terhadap perjanjian kerja sama pertahanan dua negara. Dokumen kerja sama itu kemudian ditampilkan di hadapan Presiden Prabowo dan PM Wong oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Menteri Pertahanan Singapura Chan Chun Sing.
Dalam beberapa tahun terakhir, prajurit Angkatan Bersenjata Singapura rutin ikut dalam program-program latihan multinasional ataupun latihan bilateral Indonesia-Singapura yang digelar di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja. Tidak hanya itu, TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Singapura juga rutin menggelar latihan bersama di perairan perbatasan Selat Malaka.(antara/jpnn)







































