jpnn.com, JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi nasional mencetak level 5,61 persen pada triwulan I-2026 ini.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pertumbuhan ekonomi RI ini telah menunjukkan daya beli masyarakat masih terjaga.
“Kontributor terbesar pertumbuhan ekonomi adalah konsumsi rumah tangga. Hal ini menunjukkan daya beli masyarakat tetap kuat dan tumbuh signifikan,” kata Purbaya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (15/5).
Bendahara Negara menjelaskan pemahaman terhadap struktur pertumbuhan ekonomi perlu dilihat berdasarkan kontribusi masing-masing komponen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
“Dari perhitungan tersebut, konsumsi rumah tangga menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.
Purbaya mengaku pertumbuhan belanja pemerintah pada awal tahun merupakan bagian dari strategi percepatan belanja negara.
"Hal itu agar dampak ekonomi dapat dirasakan lebih merata sepanjang tahun," kata dia.
Menurut Purbaya, pola belanja pemerintah yang sebelumnya cenderung terkonsentrasi pada akhir tahun, kini diarahkan agar terealisasi lebih awal sehingga mampu mendukung aktivitas ekonomi secara lebih optimal.







.jpeg)



































