jpnn.com - Legenda voli Indonesia Risco Herlambang memberikan penilaian positif terhadap rencana PBVSI menjalankan program naturalisasi pemain.
Pria kelahiran 21 Januari 1972 itu menilai langkah tersebut bisa menjadi dorongan bagi peningkatan prestasi, asalkan dibarengi dengan upaya menambah jam terbang para pemain lokal.
Menurut Risco, selama ini federasi biasanya hanya mengirim tim saat ada turnamen tertentu sehingga pengalaman bertanding melawan tim luar negeri masih minim.
"Saya rasa program naturalisasi itu merupakan hal positif. Seharusnya bisa juga sejalan dengan pengiriman tim voli putri Indonesia ke luar negeri."
"Pengalaman bertanding para pemain lokal juga diperlukan untuk mendukung pemain naturalisasi yang ada," ungkap Risco saat dihubungi JPNN.com.
Memberikan jam terbang di kompetisi internasional dinilai mampu meningkatkan kualitas tim. Hal tersebut telah dibuktikan oleh tim voli putri Thailand dan Vietnam yang kini mampu bersaing di level elite.
Thailand bahkan dalam beberapa tahun terakhir rutin tampil pada ajang Volleyball Nations League (VNL) dan bersaing melawan negara Top 18.
PBVSI sendiri berencana melakukan naturalisasi masing-masing dua pemain putra dan putri asal Brasil.











































