jpnn.com, JAKARTA - United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Beirut, pada Minggu (26/4) menggelar upacara penghormatan terakhir bagi prajurit TNI Praka Rico Pramudia.
Diketahui, Praka Rico yang ikut misi perdamaian UNIFIL gugur di Lebanon setelah menjadi korban ledakan peluru kendali pada 29 Maret 2026.
Praka Rico gugur pada Jumat (24/4) di Lebanon atau hampir sebulan kritis untuk menjalani perawatan akibat menjadi korban ledakan peluru kendali.
Upacara penghormatan dipimpin oleh Kepala Misi dan Komandan Pasukan UNIFIL, yakni Mayor Jenderal Diodato Abagnara.
Abagnara dalam keterangan pers UNIFIL menyebutkan Praka Rico gugur di bawah bendera PBB untuk menjaga perdamaian.
"Anda memberikan seluruh yang Anda miliki demi perdamaian di negeri ini, untuk itu, Anda mendapat seluruh rasa hormat kami," demikian Abagnara dalam keterangan pers UNIFIL dikutip Senin (27/4).
Dia melanjutkan semua yang tergabung dalam UNIFIL akan melanjutkan misi mendiang Praka Rico untuk mewujudkan perdamaian dengan meningkatkan kewaspadaan.
"Inilah cara kami menghormati Anda. Tempat Anda tetap bersama kami, dalam tindakan kami, dalam komitmen kami, dalam rasa tanggung jawab kami," kata Abagnara.







































