jpnn.com - KABUPATEN BOGOR - Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengaku mendapat telepon dari Bupati Bogor Rudy Susmanto tak lama setelah dugaan penyalahgunaan narkotika yang melibatkan seorang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja paruh waktu atau PPPK PW terungkap.
PPPK PW itu berinisial AW, pegawai pemerintah kecamatan di Klapanunggal.
Menurut Wikha, kasus tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor dalam upaya pemberantasan narkotika dan obat-obatan terlarang di lingkungan aparatur sipil negara.
Dia menyebutkan Bupati Bogor Rudy Susmanto meminta penanganan kasus itu dilakukan secara tegas agar menjadi peringatan bagi aparatur lainnya.
“Pak Bupati juga langsung telepon saya, meminta untuk ditindak betul sehingga menjadi contoh keras untuk ASN yang lain,” ujar Wikha.
Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Polres Bogor juga berencana melakukan pengecekan terhadap aparatur sipil negara lainnya sebagai bagian dari komitmen mewujudkan lingkungan pemerintahan yang bebas narkoba.
Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan pemerintah daerah setempat akan memberikan sanksi tegas terhadap aparatur sipil negara yang terbukti terlibat penyalahgunaan narkotika sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami ingin menghadirkan pemerintah yang bersih, bebas dari narkotika dan obat-obatan terlarang,” kata Rudy.







.jpeg)



































