jpnn.com, SAMARINDA - Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kalimantan Timur menjadi momentum penting bagi konsolidasi dan evaluasi perjuangan partai dalam menghadapi dinamika politik ke depan.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Kalimantan Timur, Gamalis menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta muswil. Dia mengatakan bahwa muswil bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk menentukan arah perjuangan PPP ke depan.
“Muswil ini menjadi momentum yang sangat penting dan menentukan. Bukan hanya agenda rutin, tetapi forum untuk menilai perjalanan perjuangan partai, melakukan muhasabah politik, serta merumuskan langkah PPP ke depan,” ujar Gamalis dalam siaran persnya, Kamis (5/2).
Menurut Gamalis, hasil Muswil diharapkan mampu memperkuat peran PPP dalam menjawab dinamika kebangsaan dan demokrasi, khususnya di Kalimantan Timur hingga tingkat kabupaten dan kota.
Dia juga mengingatkan kembali sejarah lahirnya PPP sebagai partai politik Islam yang dibentuk dari kesadaran umat Islam Indonesia untuk bersatu dalam satu wadah perjuangan politik.
Sejak awal berdiri, PPP dinilai konsisten memperjuangkan nilai-nilai keislaman dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
“Partai Persatuan Pembangunan sejak awal memposisikan diri sebagai partai Islam yang teguh memperjuangkan nilai-nilai keislaman dalam bingkai NKRI,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, Jabbar Idris, secara resmi membuka pelaksanaan Muswil DPW PPP Kalimantan Timur. Ia berharap Muswil ini dapat menghasilkan kepengurusan wilayah yang solid serta melahirkan kader-kader terbaik untuk membesarkan partai.










































