jpnn.com - Wali Kota Samarinda Andi Harun membantah terlibat unjuk rasa bertajuk "Aksi Damai 215" pada Kamis (21/5) terhadap Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud.
Bantahan ini menanggapi tersebarnya potongan video di media sosial yang menyeret-nyeret namanya dalam aksi tersebut.
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud. (ANTARA/Ahmad Rifandi.)
Dalam video itu, ada salah satu peserta aksi terdengar meneriakkan nama Wali Kota Samarinda Andi Harun.
Andi pun mengaku sudah menonton sejumlah konten video terkait berita Aksi Damai 215.
"Ada memang konten yang mencoba membelokkan narasi, jelas itu tidak bertanggung jawab, tidak memenuhi kaidah jurnalistik profesional, dan mengada-ada," kata Andi Harun di Samarinda, Sabtu (23/5/2026).
Mantan legislator Kaltim itu melihat adanya indikasi kesengajaan dari oknum penyusup yang sengaja menggiring opini publik lewat video pendek tersebut.
"Saat dicermati, sepertinya memang ada orang yang sadar dan sengaja mengatur pertanyaan kepada peserta aksi mengenai nama saya," katanya.







































