jpnn.com, CIMAHI - Polres Cimahi meminta masyarakat yang tidak berkepentingan untuk tak mendekati lokasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, karena potensi longsor susulan masih tinggi.
Kapolres Cimahi AKBP Niko Adi Putra mengatakan kondisi hujan deras disertai kabut tebal hingga kini terus mengguyur kawasan kaki Gunung Burangrang, sehingga area sekitar longsor masih berbahaya.
“Kami sudah jaga di bawah sebelum lokasi kejadian. Anggota bersiaga dan kami juga berkoordinasi dengan perangkat desa yang tahu warga setempat,” ujarnya.
Dia menegaskan masyarakat tidak datang ke lokasi bencana hanya karena rasa penasaran atau dengan mengaku sebagai keluarga korban tanpa keperluan mendesak karena berpotensi menimbulkan korban baru.
“Kami berharap warga bisa memahami situasi dan menghormati proses evakuasi yang sedang berjalan,” tambahnya.
Selain mengimbau warga, dirinya juga meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya terkait kondisi di lokasi longsor sehingga informasi yang tidak akurat dapat menimbulkan kepanikan.
Kehadiran warga yang tidak berkepentingan juga sempat berdampak pada arus lalu lintas di sekitar posko pengungsian dan posko DVI (Disaster Victim Identification) Polda Jawa Barat sehingga membuat akses tim SAR dan ambulans menjadi terbatas.
“Ketika banyak kendaraan datang, mobil tim SAR dan ambulans jadi sulit keluar masuk. Prioritas kami adalah penanganan korban,” ucapnya.













































