jpnn.com, JAKARTA - PSSI menegaskan Piala AFF bukan turnamen yang layak dipandang sebelah mata.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji membantah anggapan netizen yang kerap melabeli ajang sepak bola Asia Tenggara itu sebagai "turnamen ciki" atau kompetisi ecek-ecek.
Menurut Sumardji, penilaian tersebut tidak berdasar karena hingga kini Timnas Indonesia belum pernah sekalipun mengangkat trofi juara Piala AFF sejak negara ini merdeka.
"Saya jujur saja, tidak sependapat kalau AFF ini dianggap turnamen ecek-ecek atau kalau netizen menyebutnya 'Ciki'. Saya tidak sependapat," kata Sumardji di kawasan SCBD, Jakarta, Jumat (3/7/2026).
Ia menegaskan karena Indonesia belum pernah menjadi juara, Piala AFF memiliki arti yang sangat besar bagi skuad Garuda.
"Karena sampai dengan saat ini, sejak kita merdeka sampai sekarang, Timnas kita belum bisa mendapatkan trofi juara," tegasnya.
PSSI pun menjadikan Piala AFF 2026 sebagai misi penting untuk mematahkan penantian panjang sekaligus mencetak sejarah baru.
Sumardji menyebut turnamen tersebut tetap memiliki gengsi tinggi di level Asia Tenggara dan harus dimanfaatkan sebaik mungkin.








































